EFEKTIVITAS INTERVENSI PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA KETERAMPILAN MENYIKAT GIGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI QUASI-EXPERIMENTAL DENGAN KELOMPOK KONTROL

The Effectiveness of a Snakes and Ladders Game Intervention on Improving Oral and Dental Health Knowledge and Toothbrushing Skills Among Elementary School Students: A Quasi-Experimental Study with a Control Group

Penulis

  • Ra’idah Bulu’ Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Mega Buana Palopo
  • Nilawati Uly Magister Kesehatan Masyarakat, Univeritas Mega Buana Palopo
  • Muh. Ishaq Iskandar Magister Kesehatan Masyarakat, Univeritas Mega Buana Palopo
  • Zamli Magister Kesehatan Masyarakat, Univeritas Mega Buana Palopo
  • Fadli Universitas Mega Buana Palopo

DOI:

https://doi.org/10.32382/jmk.v16i2.909

Kata Kunci:

edukasi kesehatan, permainan ular tangga, kesehatan gigi dan mulut, siswa sekolah dasar

Abstrak

Background: Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah dasar masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang signifikan. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi berkontribusi terhadap tingginya kejadian karies pada anak. Pemilihan metode edukasi yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak diperlukan untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan. Objective: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi permainan ular tangga terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta keterampilan menyikat gigi pada siswa sekolah dasar di Kecamatan Bara, Kota Palopo. Methods: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest with control group. Sampel berjumlah 50 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari 25 siswa kelompok intervensi (SDN 50 Bulu Datu) dan 25 siswa kelompok kontrol (SDIT Al Basirah). Variabel independen adalah intervensi permainan ular tangga yang dimodifikasi dengan muatan edukasi kesehatan gigi dan mulut, sedangkan variabel dependen adalah tingkat pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk analisis dalam kelompok dan uji Mann–Whitney U untuk perbandingan antar kelompok dengan tingkat signifikansi α < 0,05. Results: Pada kelompok intervensi terjadi peningkatan median skor pengetahuan dari sebelum intervensi menjadi setelah intervensi, dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = –6,079 dan p < 0,001. Peningkatan keterampilan menyikat gigi juga signifikan dengan nilai Z = –5,624 dan p < 0,001. Analisis perbandingan antar kelompok menggunakan uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol baik pada variabel pengetahuan (Z = –7,474; p < 0,001) maupun keterampilan (Z = –7,458; p < 0,001). Conclusion: Intervensi permainan ular tangga secara signifikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta keterampilan menyikat gigi pada siswa sekolah dasar. Metode ini dapat direkomendasikan sebagai media edukasi promotif-preventif dalam praktik keperawatan komunitas dan kesehatan sekolah

Referensi

Adawiyah, R., Rizona, F., & Purwanto, S. (2020). Pengaruh permainan ular tangga modifikasi terhadap pengetahuan siswa tentang jajanan sehat. Proceeding Seminar Nasional Keperawatan, 31–36.

Adnyana, I. M. D. M. (2021). Populasi dan sampel. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, 14(1), 103–116.

Afrinis, N., Indrawati, I., & Farizah, N. (2020). Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian karies gigi anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 763–770. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.668

American Academy of Pediatric Dentistry. (2023). Caries-risk assessment and management for infants, children, and adolescents. The Reference Manual of Pediatric Dentistry, 301–307.

Anggraini, L. D., Surya, L. S., Lutfianto, M. B., Rahmawati, A. D., & Fadli, M. (2023). Dental health education for elementary school students with promotive and preventive methods in Padang City. Community Empowerment, 8(6), 874–879. https://doi.org/10.31603/ce.9184

Anggreni, D. (2022). Buku ajar promosi kesehatan. STIKes Majapahit Mojokerto.

Ardayani, T., & Zandroto, H. T. (2020). Deteksi dini pencegahan karies gigi pada anak dengan cara sikat gigi. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 1(2), 59–67. https://doi.org/10.36596/jpkmi.v1i2.33

Batubara, E. (2019). Promosi kesehatan terhadap cara menggosok gigi pada anak berkebutuhan khusus.

Belinda, N. R., & Surya, L. S. (2021). Media edukasi dalam pendidikan kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak. Jurnal Riset Intervensi Pendidikan, 3(1), 58–65.

Damayanti, G. R., Hidayat, A. A. A., Marini, G., & Setijowati, N. (2021). Differences in the behavior of dental caries prevention: Puzzles and storytelling as a media for health education. Magna Medica, 1(3), 81–94. https://doi.org/10.26714/magnamed.1.3.2016.81-94

Enisah, E., Sarinengsih, Y., & Abidin, I. (2019). Rancangan halma modifikasi sebagai media promosi kesehatan dalam pencegahan karies gigi anak. J-HESTECH (Journal of Health Educational Science and Technology), 2(2), 95–102. https://doi.org/10.25139/htc.v2i2.2034

Farokah, A., Amira, I. N., & Dewi, E. C. (2022). Efektivitas penggunaan media video dan poster terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai protokol kesehatan. Jurnal Klinik, 1(1), 43–49.

Hidayati, S., Kunafah, S., & Mahirawatie, I. (2021). Pengetahuan tentang karies gigi pada siswa kelas V. Indonesian Journal of Health and Medical, 1(3).

Indrawati, L., Larasati, R., & Purwaningsih, E. (2021). Pengaruh metode ceramah dan role play terhadap pengetahuan kesehatan gigi siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi, 2(2), 276–282.

Ismayanti, I., Nurkholipah, W. S., Rahmasuli, R., Sulistiani, D., Dwisuhardjono, W., & Nurfalah, Z. (2021). The effectiveness of snakes and ladders media in dental and oral health education. Kolaborasi Inspirasi Masyarakat Madani, 1(2), 104–111.

Jatmika, S. E. D., Maulana, M., Kuntoro, & Martini, S. (2019). Buku ajar pengembangan media promosi kesehatan. K-Media.

Lafendry, F. (2023). Teori pendidikan tuntas mastery learning Benyamin S. Bloom. Tarbawi: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.51476/tarbawi.v6i1.459

Lumban, A. M. R., Mahendra, D., & Jaya, I. M. M. (2019). Buku ajar promosi kesehatan. Fakultas Vokasi UKI.

Lumbantobing, W. L., Silvester, S., & Dimmera, B. G. (2022). Penerapan media permainan ular tangga untuk meningkatkan minat belajar siswa. Sebatik, 26(2), 666–672. https://doi.org/10.46984/sebatik.v26i2.2170

Maksum, E., Nurhalina, N., Nugrahaeni, D. K., Inayah, I., & Lukman, M. (2022). Permainan ular tangga modifikasi untuk promosi kesehatan protokol Covid-19. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 2(2), 89–102. https://doi.org/10.25311/jpkk.vol2.iss2.1238

Munira, S., Puspasari, D., Trihono, T., Thaha, R., Musadad, A., Junadi, P., & Kusnanto, H. (2023). Survei kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Nisa, R., & Fitria, S. (2021). Hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang kebersihan gigi terhadap karies. Jurnal Medika Hutama, 2(2), 456–468.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Rineka Cipta.

Nuriyah, E., Edi, I. S., & Ulfah, S. F. (2022). Karies gigi ditinjau dari pengetahuan kesehatan gigi dan mulut. Indonesian Journal of Health and Medical, 2(2), 167–179.

Oktavilantika, D. M., Suzana, D., & Damhuri, T. A. (2023). Promosi kesehatan dan model teori perubahan perilaku kesehatan: Literature review. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7, 1480–1494.

Pukhraj, K. S., Deol, R., & Kodi, S. M. (2021). Effect of snake and ladder game on knowledge, attitude, and expressed practices regarding personal hygiene among primary school children: A randomized controlled trial. International Journal of Nursing Research, 7(3), 81–88. https://doi.org/10.31690/ijnr.2021.v07i03.002

Road, A., Nursing, B. D., & Road, A. (2023). Effectiveness of snake and ladder technique as a play way method of teaching on hand hygiene. Journal of Nursing Research, 10(6), 639–645.

Sari, E. K. (2012). Pengaruh pendidikan kesehatan gosok gigi dengan metode permainan simulasi ular tangga terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan tindakan anak usia sekolah.

Sitanaya, R. I., Lesmana, H., Irayani, S., & Septa, B. (2021). Simulasi permainan ular tangga sebagai media peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah dasar. Media Kesehatan Gigi, 20(2), 28–33.

Suryaningsih, C., Nurjanah, N., & Sartika, S. (2017). Pengaruh permainan ular tangga terhadap kemampuan menggosok gigi pada anak sekolah dasar. Jurnal Keperawatan Komprehensif, 3(2), 78–85. https://doi.org/10.33755/jkk.v3i2.88

Thaha, R. M., Farid, J. A., Rachmat, M., Manyullei, S., & Nasir, S. (2022). The effect of education using snakes and ladders board game on healthy snacks selection. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(E), 465–470. https://doi.org/10.3889/oamjms.2022.8327

Tameon, J. E. M. (2021). Hubungan pengetahuan anak dengan karies gigi. Jurnal Skala Kesehatan, 12(1), 8–19. https://doi.org/10.31964/jsk.v12i1.277

Unduhan

Diterbitkan

30-12-2025

Cara Mengutip

Bulu’, R., Uly, N., Ishaq Iskandar, M., Zamli, & Fadli. (2025). EFEKTIVITAS INTERVENSI PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA KETERAMPILAN MENYIKAT GIGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI QUASI-EXPERIMENTAL DENGAN KELOMPOK KONTROL: The Effectiveness of a Snakes and Ladders Game Intervention on Improving Oral and Dental Health Knowledge and Toothbrushing Skills Among Elementary School Students: A Quasi-Experimental Study with a Control Group. Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 16(2), 248–256. https://doi.org/10.32382/jmk.v16i2.909
Abstrak viewed: 0
PDF downloaded: 0