DETERMINAN HIPERTENSI PADA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PANAKUKANG KOTA MAKASSAR

Determinan Of Hypertension Among Elementary School Teachers In Makassar

Penulis

  • Andi Nurhalizah Tenriyola A.P Fakultas Kesehatan, Universitas Pejuang Republik Indonesia
  • Vicky Milenia Ramadhina Putri Fakultas Kesehatan, Universitas Pejuang Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32382/mgp.v33i1.2228

Kata Kunci:

Guru Sekolah Dasar, Hipertensi, Konsumsi Garam, Obesitas, Stres

Abstrak

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang berkontribusi terhadap morbiditas dan mortalitas global serta dikenal sebagai silent killer. Prevalensinya terus meningkat, termasuk pada kelompok usia produktif seperti guru yang rentan mengalami beban kerja dan tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan kejadian hipertensi pada guru Sekolah Dasar di Kecamatan Panakukang, Kota Makassar tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 83 guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta pengukuran tekanan darah, berat badan, dan tinggi badan. Variabel independen meliputi konsumsi lemak, konsumsi garam, konsumsi kopi, obesitas, aktivitas fisik, stres, dan merokok. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi lemak (p=0,000), konsumsi garam (p=0,000), konsumsi kopi (p=0,003), obesitas (p=0,000), aktivitas fisik (p=0,005), dan stres (p=0,000) berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi, sedangkan merokok tidak berhubungan signifikan (p=0,345). Analisis multivariat menunjukkan bahwa konsumsi garam (p=0,029), obesitas (p=0,007), dan stres (p=0,001) berpengaruh signifikan terhadap kejadian hipertensi, dengan stres sebagai faktor yang paling dominan. Model regresi menunjukkan goodness-of-fit yang baik berdasarkan uji Hosmer-Lemeshow (p=0,273). Kesimpulan: kejadian hipertensi pada guru dipengaruhi oleh faktor gaya hidup dan psikologis, terutama konsumsi garam, obesitas, dan stres, dengan stres sebagai determinan utama.

Referensi

Angelita, H., Karolus, H., Oktarina, S., & Gamayana, Y. (2025). Hubungan Gaya Hidup dengan Tingkat Kejadian Hipertensi di Puskesmas Kecamatan Johar Baru Jakarta. Jurnal Keperawatan Cikini, 6(1), 80–83. https://jurnal.stikespgicikini.ac.id/index.php/JKC/article/view/222

Darmawan, I., Heppy Rochmawati, D., Sulistyaningsih, D. R., & Ikhlasul Amal, A. (2025). Gaya Hidup dan Stres terhadap Keseimbangan Tekanan Darah. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(1), 82–92. https://doi.org/10.38035/jim.v4i1.834

Klaten, U. M. (n.d.). Universitas Muhammadiyah Klaten STUDI KASUS : PENERAPAN AKTIVITAS FISIK BERJALAN KAKI PADA KELUARGA PENDERITA Universitas Muhammadiyah Klaten. The 4th Conference of Health and Social Humaniora Universitas Muhammadiyah Klaten Usahakan, 62–69.

Kuschner, O’connor, & Butz, A. M. (2017). 乳鼠心肌提取 HHS Public Access. Physiology & Behavior, 176(12), 139–148. https://doi.org/10.1161/CIRCRESAHA.116.305697.OBESITY-INDUCED

Marissangan, H. (2024). Epidemiological Analysis of Hypertension in Indonesia : Trends , Risk Factors , and Public Health Impacts : Literature Review Study. Epidemiological Analysis of Hypertension in Indonesia: Trends, Risk Factors, and Public Health Impacts: Literature Review Study Haneng, 4(2807–4246), 1783–1796. https://doi.org/10.20473/amnt.v9i3.2025.438-442

Muslimin, I. (2025). Pengaruh Konsumsi Kopi Terhadap Peningkatan Tekanan Darah. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Gizi, 3(2), 182–193. https://doi.org/10.55606/jig.v3i2.4375

Octavia, M. (2024). Hubungan Tingkat Stres dengan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Usia Produktif Di Puskesmas Padang Bulan Medan Tahun 2023. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, 2043–2056.

Options, V., & Patients, I. C. (2021). Articles Analysis of Risk Factors Affecting The Occurrence of Chronic Obstructive Pulmonary Disease in The Effectiveness of Cough Etiquette Counseling among People with Presumptive and Risk Factors of Needlestick and Sharp Injuries among Health Care Worke. 9(1).

Rachmawati, F. A., Setyawan, F. E. B., & Wartiningsih, M. (2023). Identifikasi Faktor Risiko Peningkatan Kejadian Hipertensi Pendahuluan Hipertensi diakui sebagai salah satu Metodologi. Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 3(3), 235–243.

Salsabila Irwanto, F., Hasni, D., Anggraini, D., & Yulhasfi Febrianto, B. (2023). Hubungan Pola Konsumsi Lemak Dan Sodium Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Perempuan Etnis Minangkabau. Scientific Journal, 2(2), 63–74. https://doi.org/10.56260/sciena.v2i2.82

Spruill, T. (2013). Chronic Psychological Stress and Hypertension. Current Hypertension Reports, 12(1), 10–16. https://doi.org/10.1007/s11906-009-0084-8.Chronic

Umbas, I. M., Tuda, J., & Numansyah, M. (2019). Hubungan Antara Merokok Dengan Hipertensi di Puskesmas Kawangkoan. Jurnal Keperawatan, 7(1). https://doi.org/10.35790/jkp.v7i1.24334

Wahidin, M., Mustikawati, I. S., Handayani, R., & Letelay, A. M. (2025). Overview of Hypertension Prevalence and Its Main Risk Factors in Indonesia – a District-Level Data Analysis. Amerta Nutrition, 9(3), 438–442. https://doi.org/10.20473/amnt.v9i3.2025.438-442

Wulandari, A., Sari, S. A., & Ludiana. (2023). Penerapan Relaksasi Benson Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Rsud Jendral Ahmad Yani Kota Metro Tahun 2022. Jurnal Cendikia Muda, 3(2), 163–171.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-03

Terbitan

Bagian

Artikel