PEMBERIAN SOSIS IKAN PATIN DAN DAUN KELOR SEBAGAI INTERVENSI PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA UNDERWEIGHT

Provision of Catfish and Moringa Leaf Sausage as an Intervention to Increase Body Weight in Underweight Toddlers

Penulis

  • Winda Herlika Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Podojoyo Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Mardiana Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Sartono Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Yulianto Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

DOI:

https://doi.org/10.32382/mgp.v33i1.1635

Kata Kunci:

Underweight toddler, Sausage, Catfish, Moringa Leaves, Body Weight, Balita Underweight, Berat Badan, Daun Kelor, Ikan Patin, Sosis

Abstrak

Underweight adalah kondisi kekurangan gizi pada balita yang ditandai dengan berat badan menurut umur (BB/U) berada di bawah -2 SD hingga -3 SD berdasarkan standar WHO. Masalah ini masih menjadi perhatian di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Merdeka dengan prevalensi sebesar 3%. Salah satu upaya penanggulangan adalah melalui pemberian makanan tambahan berupa snack seperti sosis berbahan dasar ikan patin dan daun kelor yang merupakan pangan lokal tinggi energi dan protein. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian sosis ikan patin dan daun kelor terhadap perubahan berat badan balita underweight di wilayah kerja Puskesmas Merdeka. Metode pada penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan rancangan pretest and posttest with control group. Sampel sebanyak 45 balita underweight, terdiri dari 30 balita kelompok perlakuan dan 15 balita kelompok pembanding. Kelompok perlakuan diberikan sosis ikan patin dan daun kelor sebanyak 75 gram per hari selama 14 hari. Hasil Penelitian didapatkan Rata-rata kenaikan berat badan kelompok perlakuan setelah intervensi adalah 0,283 kg, sedangkan kelompok pembanding sebesar 0,123 kg. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian sosis ikan patin dan daun kelor terhadap perubahan berat badan balita underweight dengan nilai p-value = 0,03. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh pemberian sosis ikan patin dan daun kelor terhadap perubahan berat badan pada balita underweight di wilayah kerja Puskesmas Merdeka.

Referensi

Alifa Risda Fadilasari, Runjati, D.R. 2024. Pengaruh formulasi sosis ikan kembung dan kacang tanah terhadap berat badan pada batita gizi kurang. Jurnal …, 4: 4950–4961.

Aliyah, A.I.N., Rahmawati, N. & Putri, S. 2023. Analisis asupan protein dan energi pada balita undernutrition di wilayah kerja Puskesmas Kedung mundu. Nutrition Journal, 5(2): 847–855.

Amanda Dwi Wijayanti, S., Zulaekah, S., & Sudaryanto, R. (2025). Efektivitas program pemberian makanan tambahan (PMT) lokal terhadap peningkatan berat badan balita underweight dan wasting. Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan, 9(2), 337–344. https://doi.org/10.22487/gazaqy98⁠

Anggraeni, L.D., Toby, Y.R. & Rasmada, S. 2021. Analisis asupan zat gizi terhadap status gizi balita. Faletehan Health Journal, 8(2): 92–101. https://doi.org/10.33746/fhj.v8i02.1

Anggraeni, W. & Sudiarti, T. 2023. Asupan energi dengan kejadian underweight pada anak usia 6–59 bulan di Kota Depok. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 33(4): 230–237.

Aprilya Roza Werdani & Syah, J. 2023. Faktor-faktor yang berhubungan dengan underweight pada anak usia 6–23 bulan di Kabupaten Tangerang. Nutrition Science and Health Research, 1(2): 33–39.

https://doi.org/10.31605/nutrition.v1i2.2300

Fadlillah, A.P. & Herdiani, N. 2020. Asupan energi dan protein dengan status gizi pada balita: Literature review. National Conference for Ummah, 10.

Felizar, A., Putri, A. & Hasanah, S. 2024. Asupan energi dan protein dengan status gizi pada balita dan ibu menyusui. Public Health Journal, 1(1): 2023. http://teewan journal. com/index. php/phj/article/view/106

Josri Mandiangan, Marsella D. Amisi & Nova H. Kapantow. 2023. Hubungan antara status sosial ekonomi dengan status gizi balita usia 24–59 bulan di Desa Lesabe dan Lesabe 1 Kecamatan Tabukan Selatan. Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia (JPAI), 5(1): 73–80. https://doi.org/10.35801/jpai.4.2.2023.45418

Listyawardhani, Y. & Yunianto, A.E. 2024. Tingkat kecukupan protein dan lemak dengan kejadian underweight pada balita. Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO), 5(1): 115–121. https://doi.org/10.36590/kepo.v5i1.1002

Mawarni, A., Pratiwi, D. & Handayani, E. 2023. Assistance in assessing the quality of toddler nutrition status data at Posyandu in Padangsari Banyumanik Health Center Working Area Semarang. Journal of Public Health and Community Services (JPHCS), 2(1): 0–6.

Nenobais, L.D.T. 2025. Konsumsi bubur kacang hijau meningkatkan berat badan balita gizi kurang. Jurnal Kebidanan Malakbi, 6: 22–29.

Ramazana, C.V. 2024. Pengaruh pemberian makanan tambahan lokal terhadap status gizi pada balita gizi kurang di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Besar. Jurnal …, 11(11): 2066–2072.

Ratnawati, M., Probowati, R., Prihatini, M. S., Ningtyas, S. F., & Ulfa, A. F. (2023). Pemberian makanan tambahan modifikasi terhadap status gizi balita. Journal Health Sains, 4(2). https://doi.org/10.46799/jhs.v4i2.801⁠

Setianingsih, A.N.S. & Farida, E. 2023. Pengembangan snack bar berbasis tepung talas (Colocasia esculenta) dan tepung kacang hijau (Vigna radiata) dengan penambahan bubuk kayu manis (Cinnamomum). Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 3(1): 1–10. https://doi.org/10.15294/ijphn.v3i1.58369

Usrotussachiyah, U., Handayani, F. & Rahmawati, R. 2022. Konsumsi protein hewani sebagai bentuk pencegahan dan penanganan stunting pada anak. Nusantara Hasana Jurnal, 3(2): 45–52

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-03

Terbitan

Bagian

Artikel