KEPATUHAN DIET DAN KOMPOSISI TUBUH PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISA DI RS BHAYANGKARA

Dietary Adherence and Body Composition in Hemodialysis CKD Patients

Penulis

  • Putri Alfisyah Program Studi S1 Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu
  • Mayesti Akhriani Program Studi S1 Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu
  • Lara Ayu Lestari Program Studi S1 Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu
  • Dera Elva Junita Program Studi S1 Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.32382/mgp.v33i1.1369

Kata Kunci:

Kepatuhan Diet, Komposisi Tubuh, Penyakit Ginjal Kronik

Abstrak

Pasien penyakit ginjal kronis (PGK) yang menjalani hemodialisa menunjukkan bahwa terdapat perubahan signifikan dalam komposisi tubuh, terutama BB, massa otot, lemak tubuh dan lemak visceral. Hal ini menjadi penting karena kepatuhan diet yang baik dapat mempengaruhi status nutrisi pasien penyakit ginjal kronis (PGK) yang menjalani HD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan diet dengan komposisi tubuh pada pasien penyakit ginjal kronis (PGK) yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung. Jenis penelitian ini kuantitatif denganpendekatan Cross Sectional. Total populasi pasien penyakit ginjal kronis (PGK) yang melakukan hemodialisa di Unit Hemodialisa Rumah Sakit Bhayangkara dengan total sample sebanyak 96 pasien yang dipilih secara purposive sampling. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober - November 2024. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner kepatuhan diet dan pengukuran komposisi tubuh menggunakan alat bioimpedance analysis (BIA). Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet dengan lemak visceral sesudah hemodialisis (p=0,013; p<0,05). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet dengan berat badan sebelum hemodialisis (p=0,358), berat badan sesudah hemodialisis (p=0,375), massa otot sebelum hemodialisis (p=0,535), massa otot sesudah hemodialisis (p=0,550), dan lemak visceral sebelum hemodialisis (p=0,147) karena seluruh nilai p>0,05. Kepatuhan diet pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis perlu ditingkatkan karena berkaitan dengan komposisi tubuh, terutama pada indikator lemak visceral sesudah hemodialisis. Oleh karena itu, pasien PGK disarankan mematuhi diet yang dianjurkan guna mempertahankan kondisi tubuh secara optimal.

Referensi

Hayati, D.M., Widiany, F.L. and Nofiartika, F. (2021). Status gizi berdasarkan Dialysis Malnutrition Score (DMS) dengan kualitas hidup pasien hemodialisis. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 18(1), pp. 28–37. doi:10.22146/ijcn.60778.

Hutagaol, E.F. (2017). Peningkatan kualitas hidup pada penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa melalui psychological intervention di Unit Hemodialisa RS Royal Prima Medan Tahun 2016. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 2(1), pp. 42–59. doi:10.30829/jumantik.v2i1.968.

Indonesian Renal Registry. (2022). Annual report 2022. Jakarta: Indonesian Renal Registry.

Kalantar-Zadeh, K., & Fouque, D. (2017). Nutritional management of chronic kidney disease.

Mardiyah, A. (2022). Kepatuhan Pasien Yang Menjalani Hemodialisis Dalam Diet. 6.2018-01694814.

Prikhatina, R. A., Fitriyanti, R., & Widianti, F. (2025). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Diet Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di Rumah Sakit Meilia Depok Abstrak. 17(March), 233–246. https://doi.org/10.37012/jik.v17i1.2762

Putri et al. "Nutritional Status Profile Of Ckd Patients That Are Regularly Hemodialysis In Universitas Airlangga

Hospital" International journal of research publications (2023) doi:10.47119/ijrp1001171120234421: Menyediakan data tentang pengaruh kepatuhan diet terhadap status nutrisi pasien CKD yang menjalani HD.

Putri, R. (2022). Hubungan Asupan Nutrisi dengan Status Gizi pada Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit A. Jurnal Nutrisi Klinis, 11(4), 312-320.

Putri, R., Suryantoro, S., Qurnianingsih, E., Thaha, M., & Haryati, M. (2023). Nutritional status profile of ckd patients that are regularly hemodialysis in universitas airlangga hospital. International Journal of Research Publications, 117(1). https://doi.org/10.47119/ijrp1001171120234421

Ratnasari, D., & Isnaini, N. (2020). Hubungan lama hemodialisa dengan status nutrisi pada pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa. Jurnal Skolastik Keperawatan, 6(1), 16-21. https://doi.org/10.35790/ecl.4.1.2016.10829

Siwi, Wahyu Arum. (2018). Hubungan Antara Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Diit Pasien Hemodialisa RSUP Dr. Kariadi Semarang. Semarang: Universitas Muhammadiyah Semarang.

WHO. (2023). The WHOQOL- BREF. WHO. https://www.who.int/teams/health-promotion/tobacco-control/global-tobacco-report-2023.

Wahyuni, P., Saptino M.,& Eka K. 2018. Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik dengan Diabetes Melitus di RSUP Dr. M Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas.7(4). http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/view/905/759. Diakses 31januari 2022.

World Health Organization. (2022). Global status report on noncommunicable diseases 2022. Geneva: World Health Organization.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-03

Terbitan

Bagian

Artikel