Hubungan Higiene dan Perilaku Rumah Tangga dengan Kepadatan Tikus di Permukiman Rawan Banjir Desa Sidomulyo, Kabupaten Lamongan

Penulis

  • Feby Hidayah Pratama Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Lamongan
  • Nur Lathifah Syakbanah Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Lamongan
  • Rizky Rahadian Wicaksono Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Lamongan
  • Muhammad Hanif Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.32382/sulo.v26i1.2289

Kata Kunci:

higiene rumah tangga, perilaku rumah tangga, kepadatan tikus

Abstrak

Keberadaan tikus di lingkungan permukiman merupakan permasalahan kesehatan lingkungan karena berpotensi menularkan berbagai penyakit. Higiene rumah tangga yang kurang baik serta perilaku rumah tangga yang belum mendukung kebersihan lingkungan dapat meningkatkan risiko keberadaan tikus. Risiko ini semakin meningkat pada desa yang rawan banjir karena banjir dapat mengganggu habitat tikus dan mendorong perpindahannya ke permukiman warga untuk mencari tempat yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kerentanan higiene dan perilaku rumah tangga terhadap kepadatan tikus di permukiman rawan banjir Desa Sidomulyo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan. Penelitian menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 40 rumah dipilih dengan teknik purposive sampling, dengan pemasangan 160 sticky trap selama 2 malam di dalam dan luar rumah. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan nilai success trap sebesar 61,25% yang mengindikasikan kepadatan tikus tergolong tinggi. Variabel higiene dan perilaku rumah tangga yang memiliki pengaruh paling besar meliputi kebiasaan membersihkan SPAL (p=0,018; OR=0,053), kebiasaan menumpuk barang (p=0,030; OR=0,066), dan lubang/celah rumah (p=0,011; OR=0,173). Hasil ini menunjukkan bahwa kepadatan tikus di Desa Sidomulyo tergolong tinggi dan dipengaruhi oleh faktor higiene serta perilaku rumah tangga. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sanitasi lingkungan dan penerapan perilaku hidup bersih untuk menekan keberadaan tikus di permukiman.

Referensi

Ahmadi, H., Chusna, D., Syafriadi, M., Studi, P., Ilmu, M., Masyarakat, K., Jember, P.U. and Timur, J. (2023) “Determinan Aspek Lingkungan Yang Berisiko Terjadinya Penularan Bakteri Leptospira sp Dari Tikus Terkonfirmasi di Kabupaten Bondowoso,” Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), pp. 1–12.

Arianti, D.W., Ramlan, D. and Utomo, B. (2019) “Hubungan Kebersihan Dapur dan Kontruksi Rumah dengan Keberadaan Tikus di Rumah Warga Dusun Majapahit Kelurahan Kalierang Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes Tahun 2018,” 38(2), pp. 226–233.

Assagaff, F. (2019) “Studi Kepadatan Tikus dan Ektoparasit di Pasar Gudang Arang Kelurahan Benteng Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon,” Global Health Science, 4(2), pp. 50–53.

Awoniyi, A.M., Vargas, C.V., Souza, F.N., Zeppelini, C.G., Hacker, K.P., Pereira, T.C., Marins, C.L., Santana, M.C. De, Pertile, A.C., Begon, M., Ko, A.I., Diggle, P.J., Reis, M.G., Childs, J.E., Mendes, E., Costa, F. and Khalil, H. (2022) “Population Dynamics Of Synanthropic Rodents After A Chemical And Infrastructural Intervention In An Urban Low ‑ Income Community,” Scientific Reports, pp. 1–10. Available at: https://doi.org/10.1038/s41598-022-14474-6.

Bakari, F., Jusuf, H. and Karim, C.R. (2026) “Determinan Lingkungan Dan Perilaku Leptospirosis: Studi Cross-Sectional Di Provinsi Gorontalo, Indonesia,” 9(1), pp. 26–35.

Campbell, S., Greenwood, M., Prior, S., Walkem, K., Young, S. and Bywaters, D. (2020) “Purposive Sampling : Complex or Simple ? Research case examples.” Available at: https://doi.org/10.1177/1744987120927206.

Cock, M.P. De, Esser, H.J., Poel, W.H.M. Van Der, Sprong, H. and Maas, M. (2024) “Higher Rat Abundance In Greener Urban Areas,” Urban Ecosystems, 27(4), pp. 1389–1401. Available at: https://doi.org/10.1007/s11252-024-01513-5.

Ebani, V.V. (2022) “Commensal Rodents : Still a Current Threat,” pp. 10–11.

Fitri and Marita (2023) “Analisis Sanitasi Lingkungan Rumah dengan Keberadaan Vektor Tikus di Kelurahan Sekar Jaya Kabupaten OKU,” SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(4), pp. 1054–1063. Available at: https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i4.2675.

Griffiths, J., Yeo, H.L., Yap, G., Mailepessov, D., Johansson, P., Low, H.T., Siew, C.C., Lam, P. and Ng, L.C. (2022) “Survey Of Rodent ‑ Borne Pathogens In Singapore Reveals The Circulation Of Leptospira Spp ., Seoul Hantavirus , And Rickettsia Typhi,” Scientific Reports, pp. 1–14. Available at: https://doi.org/10.1038/s41598-021-03954-w.

Husni, S.H., Martini, M., Suhartono, S., Budiyono, B. and Raharjo, M. (2023) “Faktor Lingkungan Yang Berpengaruh Terhadap Keberadaan Tikus Serta Identifikasi Bakteri Leptospira sp. di Pemukiman Sekitar Pasar Kota Semarang Tahun 2022,” Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(2), pp. 134–141. Available at: https://doi.org/10.14710/jkli.22.2.134-141.

Ilma, K., Martini, M. and Raharjo, M. (2022) “Spatial Analysis And Risk Factor Of Leptospirosis In Indonesia. A Systematic Review,” 03(02). Available at: https://doi.org/10.20473/jcmphr.v3i02.40660.

Kemenkes, R.I. (2021) Pedoman Surveilans Dan Pengendalian Tikus. Edited by P.D.M. Sudomo, P.D. drh. U.K. M.Si, D.I.S.P. M.Sc, and D.R. M.Kes. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kendu, A.E., Hiala, A.I. and Dandara, H.U. (2025) “Identifikasi Keberadaan Vektor Tikus Dan Pengendalian Pada Pelabuhan,” 5, pp. 25–29.

Ni’mah, M., Syakbanah, N.L., Sulistiono, E. and Prasidya, D.A. (2024) “Kemampuan Perangkap dengan Umpan Berbasis Kelapa dalam Pengendalian Kepadatan Tikus Rumah,” Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 24(2), pp. 221–226. Available at: https://doi.org/10.32382/sulo.v24i2.837.

Nur, A.Y.Z. (2022) “Hubungan Antara Penyimpanan Makanan dan Pembuangan Sisa Makanan dengan keberadaan Tikus,” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(10), pp. 4008–4014. Available at: https://doi.org/10.54371/jiip.v5i10.933.

Oktarizal, H., Pramawati, A., Aminah, N.P., Khairunnisa, D. and Zyahrul, M. (2025) “Analisis Faktor Sanitasi Lingkungan Dan Perilaku Penghuni Terhadap Keberadaan Tikus Di Permukiman Padat Kota Batam,” 9.

Pascawati, N.A., Satoto, T.B.T., Gemilang, P. and Rahma, L.A. (2023) “Home Environmental Factors With The Presence Of Disease Transmission Mosquito Vectors In Traditional Villages , Indonesia,” 12(2). Available at: https://doi.org/10.15294/ujph.v12i2.68488.

Permatasari, B.R., Kiram, G.A.R.H., Saputra, A., Prabowo, K. and Syarifuddin, S. (2025) “Gambaran Tingkat Kepadatan Tikus dan Ektoparasit di Rusun Harum Tebet Jakarta Selatan Tahun 2024,” 9, pp. 31890–31902.

Permenkes No.2 Tahun 2023 (2023). Available at: https://peraturan.bpk.go.id/Details/245563/permenkes-no-2-tahun-2023.

Prabandari, R., Yuliawati, S., Retno, H., Kusariana, N. and Martini, M. (2022) “Gambaran Lingkungan RW 01 Kelurahan Ngemplak Simongan (Studi di Pasar dan Permukiman),” Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat, 2(3), pp. 108–116. Available at: https://doi.org/10.14710/jrkm.2022.14154.

Rasyid, Z., Sari, N.P., Hayana, H., Lusiana, N. and Sohor, S. (2024) “Analisis Sanitasi Lingkungan dan Keberadaan Vektor Tikus di Panti Asuhan Al-Istiklal,” 13, pp. 145–158.

Ringani, G. V, Julius, R.S., Chimimba, C.T., Pirk, C.W.W. and Zengeya, T.A. (2022) “Predicting The Potential Distribution Of A Previously Undetected Cryptic Invasive Synanthropic Asian House Rat ( Rattus tanezumi ) In South Africa,” pp. 1–9.

Ristiyanto, R., Widayati, A.N., Mulyono, A., Garjito, T.A., Handayani, F.D., Mujiyanto, M., Hidajat, M.C., Anggraeni, Y.M., Wigati, W., Wahono, T. and Kesuma, A.P. (2022) “Survey On Leptospira Spp Infection In Rat Species In Indonesia,” 53(Supplement 2), pp. 695–713.

Rochmawati, E.A.A., Asih, A.Y.P. and Syafiuddin, A. (2021) “Analisis Perilaku Masyarakat dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue,” (July), pp. 416–422.

Salsabila, S., Hafiyusholeh, M., Khaulasari, H., Candra, D. and Yuniarti, Y. (2024) “Implementasi K-Means Clustering dalam Pemetaan Wilayah Rawan Penyakit Leptospirosis di Jawa Timur,” 08(02), pp. 189–200.

Shukia, I. and Wilmers, C.C. (2024) “Waste Reduction Decreases Rat Activity From Peri-Urban Environment,” pp. 1–12. Available at: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0308917.

Soh, S., Chua, C.H., Neo, Z.W., Kong, M., Ong, B.L. and Aik, J. (2023) “Rodent Activity In Municipal Waste Collection Premises In Singapore : An Analysis Of Risk Factors Using Mixed ‑ Effects Modelling,” Scientific Reports, pp. 1–10. Available at: https://doi.org/10.1038/s41598-023-29405-2.

Suprayogi, D. and Utama, T.T. (2026) “Decoding Sanitation Practices : A Comparative Assessment of Knowledge, Attitudes, And Behaviours,” 10(1), pp. 48–57. Available at: https://doi.org/10.33086/mtphj.v10i1.7030.

Wibowo, W., Ari, P. and Nur, A.Y.Z. (2023) “Relationship Between House Sanitation And The Presence Of Rats At Madiun,” in.

Zufri, A., Saputra, R.M., Susanto, A., Artiwi, T. and Nursafira, A. (2025) “Status Kepadatan Tikus dan Deteksi Bakteri Leptospira di Wilayah Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Tahun 2025,” 14, pp. 147–155.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-27

Cara Mengutip

Pratama, F. H., Syakbanah, N. L., Wicaksono, R. R., & Hanif, M. (2026). Hubungan Higiene dan Perilaku Rumah Tangga dengan Kepadatan Tikus di Permukiman Rawan Banjir Desa Sidomulyo, Kabupaten Lamongan. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 26(1), 107–114. https://doi.org/10.32382/sulo.v26i1.2289