Analisis Hubungan Higiene Sanitasi dan Kualitas Bakteriologis Pada Depot Air Minum di Kecamatan Simbang Kabupaten Maros
DOI:
https://doi.org/10.32382/sulo.v26i1.2162Kata Kunci:
Higiene sanitasi, depot air minum, air minum isi ulang, total coliform, escherichia coliAbstrak
Depot Air Minum (DAM) banyak digunakan masyarakat Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, sebagai alternatif sumber air minum harian sehingga higiene sanitasi dan kualitas bakteriologis menjadi aspek penting dalam perlindungan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kondisi higiene sanitasi depot dengan kualitas bakteriologis air minum yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah seluruh 10 DAM di Kecamatan Simbang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi inspeksi sanitasi, dan pemeriksaan laboratorium terhadap parameter Total Coliform dan Escherichia coli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7 DAM (70%) tidak memenuhi syarat higiene sanitasi, sedangkan 3 DAM (30%) memenuhi syarat. Pemeriksaan bakteriologis menunjukkan bahwa 3 DAM (30%) tidak memenuhi standar kualitas air minum karena ditemukan cemaran Total Coliform sebesar 15–27 CFU/100 ml, sementara seluruh sampel negatif E. coli. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi higiene sanitasi yang kurang baik cenderung berkaitan dengan adanya cemaran bakteriologis pada air minum hasil olahan DAM. Peningkatan praktik sanitasi, pemeliharaan peralatan, dan higiene penjamah diperlukan untuk menurunkan risiko kontaminasi mikrobiologis pada air minum isi ulang.
Referensi
Aldelina, H., Sahputri, J., & Novalia, V. (2023). Hubungan higiene sanitasi depot air minum dengan keberadaan Escherichia coli pada air minum isi ulang di Kota Lhokseumawe. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 6(2), 235–243.
Ali, H. (2023). Analisis mikrobiologi air hasil olahan pada depot air minum isi ulang (DAMIU) di wilayah Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu. Journal of Nursing and Public Health, 11(2), 615–620.
Aryati, Munir, M. A., Sarwadhamana, R. J., & Fatmawati, A. (2024). Uji cemaran logam berat pada air minum isi ulang reverse osmosis di wilayah Kabupaten Bantul dengan metode spektrofotometri visible. Dalton: Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia, 7(1), 1–8.
Badan Pusat Statistik. (2023). Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap sumber air minum layak. https://www.bps.go.id
Badan Pusat Statistik Kabupaten Maros. (2024). Kabupaten Maros dalam angka 2024. https://maroskab.bps.go.id
Hasanah, U., Zanzibar, & Arda, S. (2023). Hubungan kondisi fisik dengan penyediaan air minum terhadap kualitas depot isi ulang. Indonesian Journal of Health and Medical, 159–169.
Heymann, D. L. (Ed.). (2015). Control of communicable diseases manual (20th ed.). American Public Health Association.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang Higiene Sanitasi Depot Air Minum. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lestari, T., Amin, M., & Afriyanto, A. (2022). Higiene sanitasi pada depot air minum isi ulang (DAMIU) di wilayah kerja Puskesmas Lingkar Barat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Miracle, 2(1), 144–152.
Majdi, M., & Haris, M. H. (2023). Hygiene sanitasi depot air minum isi ulang di wilayah Puskesmas Selong Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 578–587.
Maulana, M. F., Fitriani, R., & Utami, S. (2023). Escherichia coli contamination in drinking water refill depots at Ciangsana Region. Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 5(2), 45–52.
Mila, W., Nabilah, S. L., & Puspikawati, S. I. (2020). Higiene dan sanitasi depot air minum isi ulang di Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur: Kajian deskriptif. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 16(1), 7–15.
Putra, A., & Fadli, M. (2024). Hygiene and sanitation practices in refill drinking water depots: A literature review. Environmental and Public Health Journal, 9(1), 67–75.
Savitri, L., Nugroho, T., & Pratama, D. (2025). Assessment of Escherichia coli contamination in drinking water refill depots in Kediri. International Journal of Public Health Science, 14(1), 123–131.
World Health Organization. (2017). Guidelines for drinking-water quality: Fourth incorporating the first addendum. World Health Organization.
















