Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Permukiman Pedesaan Berbasis Indeks Risiko Kesehatan Lingkungan (IRKL) di Desa Karangmangu, Baturraden
DOI:
https://doi.org/10.32382/sulo.v26i1.2328Kata Kunci:
Higiene sanitasi, permukiman, perilaku penghuni rumah, kesehatan lingkungan, IRKLAbstrak
Higiene sanitasi permukiman dan higiene sanitasi penghuni rumah merupakan faktor yang memengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Kondisi sanitasi lingkungan dan perilaku higiene yang kurang baik dapat meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan. Tujuan penelitian mengetahui gambaran higiene sanitasi permukiman dan higiene sanitasi penghuni rumah serta hubungan keduanya di Desa Karangmangu Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Metode penelitian menggunakan jenis observasional dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 208 penduduk dengan sampel 136 responden menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi, Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan antara sanitasi penghuni dan sanitasi permukiman dengan nilai p=0,000 (<0,05). Hasil uji Spearman’s rho menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara higiene sanitasi penghuni rumah dan higiene sanitasi permukiman dengan nilai koefisien korelasi 0,990 dan p=0,000 (<0,05). Nilai koefisien korelasi Spearman sebesar 0,990 menunjukkan bahwa higiene sanitasi penghuni rumah memiliki hubungan yang sangat kuat dengan higiene sanitasi permukiman. Tingginya nilai korelasi ini diduga karena kedua variabel dinilai menggunakan Indeks Risiko Kesehatan Lingkungan (IRKL) yang memiliki beberapa komponen penilaian yang saling berkaitan, seperti penyediaan air bersih, sanitasi dasar, pengelolaan sampah, dan perilaku higiene. Dengan demikian, perbaikan pada perilaku higiene penghuni umumnya akan diikuti oleh perbaikan kondisi sanitasi permukiman, begitu pula sebaliknya. Keterkaitan tersebut menyebabkan hubungan antara kedua variabel menjadi sangat kuat. Selain dipengaruhi oleh kesamaan beberapa komponen penilaian dalam IRKL, tingginya nilai korelasi juga menunjukkan bahwa perilaku higiene penghuni dan kondisi sanitasi permukiman merupakan dua aspek yang saling mendukung dalam mewujudkan lingkungan rumah yang sehat. Komponen risiko kesehatan lingkungan yang masih menjadi permasalahan utama meliputi pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah, kualitas udara dalam rumah, dan keberadaan vektor penyakit. Simpulan penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang sangat kuat antara higiene sanitasi penghuni rumah dengan higiene sanitasi permukiman. Saran, masyarakat diharapkan meningkatkan pengelolaan sanitasi lingkungan, pengendalian vektor, dan perilaku hidup bersih dan sehat untuk menurunkan risiko kesehatan lingkungan.
Referensi
Ahyanti, M. (2020). Sanitasi pemukiman pada masyarakat dengan riwayat penyakit berbasis lingkungan. Jurnal Kesehatan, 11(1), 44–50. https://doi.org/10.26630/jk.v11i1.1697
Alfat, W., Susilawaty, A., Mallapiang, F., Amansyah, M., & Basri, S. (2020). Penilaian risiko kesehatan lingkungan dari personal hygiene dan sanitasi terhadap keluhan penyakit kulit di Pulau Badi Kabupaten Pangkep. HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 6(1). https://doi.org/10.24252/higiene.v6i1.14091
Amirus, K., Sari, F. E., Dumaika, D., Perdana, A. A., & Yulyani, V. (2022). Hubungan indeks risiko sanitasi dengan kejadian penyakit berbasis lingkungan di Kelurahan Pesawahan Kota Bandar Lampung. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(3), 366–372. https://doi.org/10.14710/jkli.21.3.366-372
Chandra, B. (2017). Pengantar kesehatan lingkungan. EGC.
Notoatmodjo, S. (2018). Kesehatan masyarakat: Ilmu dan seni. Rineka Cipta.
Prasetyo, R., & Siagian, T. H. (2017). Determinan penyakit berbasis lingkungan pada anak balita di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 12(2), 93–104.
Prasetyawati, N. D., Gravitiani, E., Sunarto, & Sudaryanto, S. (2018). Analisis kondisi sanitasi permukiman di Kota Yogyakarta tahun 2015. EKOSAINS, 10(3).
Putri, R. A., Prasetyo, A., Sujangi, & Poerwati, S. (2025). Hubungan sanitasi rumah dan perilaku dengan kejadian penyakit berbasis lingkungan. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 6(1), 37–42. https://doi.org/10.47575/jpkm.v6i1.690
Sekarningrum, B., Nurwati, N., & Wibowo, H. (2023). Sanitasi lingkungan di wilayah pemukiman perkotaan (Kasus pada masyarakat di wilayah Kelurahan Kebon Jeruk Kota Bandung). Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi, 8(1), 102–121. https://doi.org/10.24198/jsg.v8i1.51337
Rahim, Z. I., & Indirawati, S. M. (2022). Analisis pengelolaan sampah dengan prinsip 3R sebagai upaya penurunan volume sampah pada ibu rumah tangga di Kelurahan Labuhan Deli. TROPHICO, 2(2). https://doi.org/10.32734/trophico.v2i2.10041
Syahbani, N., Wijayanto, H., & Pangestu, A. R. (2023). Efektivitas penanganan dan pengelolaan sampah rumah tangga berkonsep 3R di Kelurahan Cempaka Putih Barat. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(3). https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i3.3740
Wardani, W. K., Nurhidayati, S., Fitriyanto, S., et al. (2025). Pengelolaan sampah rumah tangga berbasis 3R dan partisipasi masyarakat di Kabupaten Sumbawa. Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan, 8(2). https://doi.org/10.58406/jrktl.v8i2.2237
World Health Organization. (2022). Water, sanitation, hygiene, and waste management for SARS-CoV-2, the virus that causes COVID-19: Interim guidance. World Health Organization.
World Health Organization. (2006). Five keys to safer food manual. Geneva: World Health Organization.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Semiardji, A., Sunarsih, E., & Hasyim, H. (2025). Kepadatan penghuni rumah terhadap kasus tuberkulosis di Indonesia: Systematic literature review. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan
Nurdin, N., Maisyarah, M., Novelina, A., & Alhamda, S. (2023). Analisis determinan kejadian tuberkulosis (TBC) paru di wilayah kerja Puskesmas Sungai Tarab II Kabupaten Tanah Datar Tahun 2023. Human Care Journal, 8(3). https://ojs.fdk.ac.id/index.php/humancare/article/view/2764
Semiardji, A., Sunarsih, E., & Hasyim, H. (2025). Kepadatan penghuni rumah terhadap kasus tuberkulosis di Indonesia: Systematic literature review. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan. https://jurnal.unw.ac.id/index.php/PJ/article/view/4744
















