Efektivitas Penggunaan Eugenol Sebagai Analgesik Terhadap Pengurangan Nyeri Pada Pasien Pulpitis Di Klinik Pratama (Rawat Jalan) Nuhrintama
DOI:
https://doi.org/10.32382/mkg.v25i1.2323Kata Kunci:
Eugenol; analgesik; pulpitis; nyeri gigi; pengukuran skala nyeri wajahAbstrak
Pulpitis merupakan peradangan pada jaringan pulpa gigi yang sering menimbulkan nyeri dan menjadi salah satu masalah kesehatan gigi yang banyak ditemukan di masyarakat. Eugenol dikenal memiliki sifat analgesik, antiinflamasi, dan antiseptik yang berpotensi digunakan sebagai terapi awal untuk mengurangi nyeri pada pasien pulpitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan eugenol sebagai analgesik terhadap pengurangan nyeri pada pasien pulpitis di Klinik Pratama (Rawat Jalan) Nuhrintama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 34 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan menggunakan Faces Pain Rating Scale sebelum pemberian eugenol, setelah pemberian, dan 7 hari setelah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian eugenol sebagian besar responden mengalami nyeri sedang (85,3%), kemudian setelah pemberian eugenol terjadi penurunan nyeri dengan mayoritas responden berada pada kategori nyeri ringan (58,8%) dan 23,5% tidak merasakan nyeri. Setelah 7 hari, sebanyak 64,7% responden tidak merasakan nyeri dan hanya 5,9% yang masih mengalami nyeri sedang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah pemberian eugenol. Kesimpulan penelitian ini adalah eugenol efektif sebagai analgesik dalam menurunkan nyeri pada pasien pulpitis di Klinik Pratama Nuhrintama.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ernie Thioritz, Asridiana Asridiana, Nurfadillah Nur

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal Media Kesehatan Gigi dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International , yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.





