Potensi Limbah Udang Sebagai Media Alternatif Pengganti Pepton Pada Media Mannitol Salt Agar Untuk Isolasi Staphylococcus aureus
DOI:
https://doi.org/10.32382/jmak.v16i2.1948Kata Kunci:
Media Alternatif, Limbah Udang, Pepton, Mannitol Salt Agar, Staphylococcus aureusAbstrak
Mannitol Salt Agar (MSA) digunakan sebagai media selektif dan diferensial untuk isolasi Staphylococcus aureus Salah satu komponen utama MSA adalah pepton yang berfungsi sebagai sumber nitrogen dan nutrisi penting untuk menunjang pertumbuhan bakteri. Pepton komersial memiliki harga yang relatif mahal dan umumnya masih bergantung pada impor. Pepton dapat diperoleh dari bahan alam yang kaya protein. Limbah udang memiliki kandungan protein tinggi, sehingga berpotensi menjadi sumber nutrisi alternatif bagi pertumbuhan bakteri, jumlahnya melimpah dan mudah diperoleh, serta merupakan limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi limbah udang sebagai bahan alternatif pengganti pepton dalam media MSA. Metode penelitian true eksperiment dilaksanakan pada tanggal 5 sampai 26 Mei 2025 di Laboratorium Mikrobiologi Poltekkes Kemenkes Makassar. Pengambilan sampel secara purposive sampling berdasarkan kriteria. Limbah udang diolah menjadi pepton melalui proses hidrolisis enzimatis menggunakan enzim papain. Pepton hasil hidrolisis kemudian diformulasikan ke dalam media alternatif MSA dengan 3 variasi konsentrasi yaitu 0,5%, 0,75%, dan 1%. Efektivitas Media Alternatif MSA diuji menggunakan biakan murni Staphylococcus aureus dengan MSA komersil sebagai kontrol uji. Pengulangan sebanyak 3 kali dilakukan pada setiap perlakuan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Alternatif MSA yang diformulasikan dengan pepton dari limbah udang mampu mendukung pertumbuhan Staphylococcus aureus dengan Jumlah rata-rata koloni 209x10-1 CFU/mL pada media alternatif MSA konsentrasi 1%, 231x10-1 CFU/mL pada media alternatif MSA konsentrasi 0,75%, 233x10-1 CFU/mL pada media alternatif MSA konsentrasi 0,5% dan 250x10-1 CFU/mL pada MSA Kontrol. Limbah udang berpotensi sebagai bahan alternatif pengganti pepton pada media MSA yang lebih ekonomis dan berkelanjutan.
Referensi
Abdilah, F., & Kurniawan, K. (2022). Morphological Characteristics of Air Bacteria in Mannitol Salt Agar Medium. Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 5(1), 353–359. https://doi.org/10.33084/bjmlt.v5i1.4438
Adriani, I. T. S. E. yuniarti, Murtafi’ah, L. R. N., Nasri, E. D. P. H. A. S. M. R., & Putri, R. Y. S. (2023). MIKROBIOLOGI (M. P. Andriyanto, S.S. (ed.); Vol. 3, Issue 1). Penerbit Lakeisha.
Atmanto, Y. K. A. A., Asri, L. A., & Kadir, N. A. (2022). Media Pertumbuhan Kuman. Jurnal Medika Hutama, 04(01), 3069–3075. http://jurnalmedikahutama.com
Cahyono, E. (2018). Karakteristik Kitosan dari Limbah Cangkang Udang Windu (Panaeus monodon). Jurnal Akuatika Indonesia, 3(2), 96–102.
Dalynn Biologicals. (2014). Mannitol salt agar. Journal of Chemical Information and Modeling,53(7143),160. http://www.mibius.de/out/oxbaseshop/html/0/images/wysiwigpro/7143_PI.pdf
Dey, S. S., & Dora, K. C. (2014). Optimization of the production of shrimp waste protein hydrolysate using microbial proteases adopting response surface methodology. Journal of Food Science and Technology, 51(1), 16–24. https://doi.org/10.1007/s13197-011-0455-4
Harahap, M. S. (2018). Pengaruh Penambahan Konsentrasi Enzim Papain Yang Berbeda Terhadap Karakteristik Hidrolisat Protein Udang Rebon (Acetes erythraeus).
Ibrahim, J., Kiramang, K., & Irmawaty. (2017). Tingkat Cemaran Bakteri Staphylococcus aureus pada Daging Ayam yang Dijual Di Pasar Tradisional Makassar. Tingkat Cemaran Bakteri Staphylococcus aureus Pada Daging Ayam Yang Di Jual Di Pasar Tradisional Makasar, 3, 169–181.
Kezia, S. (2016) ‘Isolasi Bakteri’, Academia.education [Preprint]. Available at: https://www.academia.edu/25414170/Isolasi_Bakteri.
Manik, B. S. S., Diapari, D., Nurhayati, T., & Wijayanti, I. (2024). Karakteristik Pepton Ikan Kembung ( Rastrelliger sp .) Tidak Layak Konsumsi dan Aplikasi Pada Pertumbuhan Wickerhamomyces anomalus. 27. journal.ipb.ac.id/index.php/jphpi
Mathivanan, A., Ravikumar, S., Selvakumar, G., & Devanandh, K. (2021). Utilization of Shrimp waste as a novel media for marine bacteria isolation. 3 Biotech, 11(1), 1–5. https://doi.org/10.1007/s13205-020-02564-z
Missiakas, D. M., & Schneewind, O. (2018). Growth and Laboratory Maintenance of Staphylococcus aureus Curr Protoc Microbiol, 1–12. https://doi.org/10.1002/9780471729259.mc09c01s28.Growth
Novitasari, T. M., Rohmi, R., & Inayati, N. (2019). Potensi Ikan Teri Jengki (Stolephorus indicus) Sebagai Bahan Media Alternatif untuk Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS), 6(1), 1. https://doi.org/10.32807/jambs.v6i1.119
Nurhayati, T., Desniar, & Suhandana, M. (2013). Pembuatan pepton secara enzimatis menggunakan bahan baku jeroan ikan tongkol. Jphpi, 16(1).
Pratomo, M. D., Wardani, D. W., & Jaziri, N. A. R. A. A. (2019). Karakteristik Pepton Sebagai Media Pertumbuhan Bakteri Yang Terjamin Halal Dari Limbah Kurisi (Nemipterus sp .) man , center , Bold ) ( Kosong dua spasi ). Nasional Kelautan, 1(1), 1–9.
Rafika, Pratama, R., Djasang, S., Mursalim, & Andini, Z. S. (2024). Pemanfaatan Ikan Penja (Awaous melanocephalus) Sebagai Media Alternatif Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Jurnal Media Analis Kesehatan, Volume 15(1), 56–65. https://ojs3.poltekkes-mks.ac.id/index.php/medankes%0Ap-ISSN
Rossi, N., Grosso, C., & Delerue-Matos, C. (2024). Shrimp Waste Upcycling: Unveiling the Potential of Polysaccharides, Proteins, Carotenoids, and Fatty Acids with Emphasis on Extraction Techniques and Bioactive Properties. Marine Drugs, 22(4). https://doi.org/10.3390/md22040153.
Saputra, D., & Nurhayati, T. (2013). Produksi dan Aplikasi Pepton Ikan Selar Untuk Media Pertumbuhan Bakteri. Jphpi, 16(Hidayat 2005), 215–223.
Suhartati, R., Sulistiani, & Nuraini, A. (2018). Pemanfaatan Serbuk Kedelai (Glycine max) Sebagai Bahan Pembuatan Media Manitol Salt Agar (MSA) Untuk Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus. Prosiding Seminar Nasional Dan Diseminasi Penelitian Kesehatan, April, 163–167.
Wijayanti, I., Romadhon, & Rianingsih, L. (2015). Pengaruh Konsentrasi Enzim Papain terhadap Kadar Proksimat Dan Nilai Rendemen Hidrolisat Protein Ikan Bandeng (Chanos chanos Forsskal). Pena Akuatika, 12(1), 13–23.
Zamilah, M., Ruhimat, U., & Setiawan, D. (2020). Media Alternatif Kacang Tanah Untuk Pertumbuhan Bakteri. Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science (JoIMedLabS), 1(1), 57–65. https://doi.org/10.53699/joimedlabs.v1i1.11
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
PDF downloaded: 22


