Potensi Ekstrak Jahe Gajah (Zingiber Offcinale Rocs Var. Offcinarum) Sebagai Antikoagulan Alternatif Pemeriksaan Morfologi Eritrosit

Penulis

  • Kadeq Novita Prajawanti D3 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Anwar Medika
  • Winalda Ramadanti D3 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Anwar Medika

DOI:

https://doi.org/10.32382/jmak.v16i2.1902

Kata Kunci:

Antikoagulan, Jahe gajah, Gingerol, Morfologi eritrosit

Abstrak

Jahe gajah (Zingiber officinale Rosc. var. officinarum) merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di wilayah Asia tropis, terutama pada daerah dengan suhu hangat dan kelembapan tinggi. Senyawa gingerol pada jahe gajah memberikan rasa pedas khas serta memiliki aktivitas antiinflamasi, antioksidan, dan berpotensi sebagai antikoagulan melalui mekanisme penghambatan faktor pembekuan darah dan aktivasi antitrombin. Pencarian antikoagulan alternatif penting dilakukan karena penggunaan antikoagulan sintetik seperti EDTA dapat memengaruhi morfologi eritrosit, menimbulkan artefak, serta memerlukan ketersediaan bahan yang stabil di fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak jahe gajah sebagai antikoagulan alternatif pada pemeriksaan morfologi eritrosit. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dan diperoleh ekstrak kental berwarna cokelat kehitaman sebanyak 4,2 gram. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode true experimental yang dilaksanakan pada Mei–Juli 2024 dengan beberapa kelompok perlakuan, yaitu kontrol positif (1 mL darah + 1 mg EDTA), kontrol negatif (1 mL darah), konsentrasi 1% (1 mL darah + 100 µL ekstrak jahe gajah), konsentrasi 3% (1 mL darah + 100 µL ekstrak jahe gajah), dan konsentrasi 5% (1 mL darah + 100 µL ekstrak jahe gajah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jahe gajah belum dapat digunakan sebagai antikoagulan alternatif berdasarkan metode Lee and White. Namun, morfologi eritrosit yang diamati berdasarkan ukuran, bentuk, dan warna tetap berada dalam rentang normal. Penelitian selanjutnya diperlukan untuk mengevaluasi komponen aktif secara lebih spesifik, menguji rentang konsentrasi yang lebih luas, serta membandingkan efektivitasnya dengan antikoagulan lain guna mengoptimalkan potensi ekstrak jahe gajah sebagai antikoagulan alternatif.

Referensi

Abidin, Z., Risal, & Amirah, S. (2015). Aktivitas antikoagulan ekstrak etanol rimpang jahe (zingiber officinale roch.) pada sel darah merah manusia. Sinfa, 2015–2018.

Afifah, N., Budi Riyanta, A., & Amananti, W. (2023). Pengaruh Waktu Maserasi Terhadap Hasil Skrining Fitokimia Pada Ekstrak Daun Mangga Harum Manis (Mangifera indica L.). Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia Dan Terapannya, 5(1), 54–61.

Anggraeni, R. (2020). Pengaruh Pemberian Variasi Volume Darah Pada Tabung Vacutainer Antikoagulan K 2 Edta. Universitas Aisyiyah Yogyakarta.

Arshad, A., Safdar, A., Atif, M., Hussain, H., & Mahmood, S. (2024). Effect of Anticoagulans on Blood Cells Morphology and Biochemistry. Biological and Clinical Sciences Research Journal, 2024(663), 1–10.

Baehaki, F., & Wahid, A. A. (2019). Pengaruh Ekstrak Daun Babadotan (Ageratum Conyzoides, L) Terhadap Waktu Pembekuan Darah. Jurnal Kesehatan Rajawali, 9(2), 14–24.

Banfi, G., Salvagno, G. L., & Lippi, G. (2007). The role of ethylenediamine tetraacetic acid (EDTA) as in vitro anticoagulant for diagnostic purposes. Clin Chem Lab Med., 45(5), 565–576.

Chairunnisa, S., Wartini, N. M., & Suhendra, L. (2019). Pengaruh Suhu dan Waktu Maserasi terhadap Karakteristik Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus mauritiana L.) sebagai Sumber Saponin. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri, 7(4), 551.

Cinthia, A. (2018). Perbedaan Morfologi Eritrosit Pada Spesimen Darah K3Edta Yang Segera Diperiksa Dan Ditunda Selama 3 Jam. Universitas Muhammadiyah Semarang, 1, 3–7.

Diniati Finda Sasani, Budi Santosa, T. A. (2017). The Difference Morphology Erythrocytes In The Provision of an Anticoagulant EDTA Conventional (Pipet Micro) with EDTA Vacutainer. 2–3.

European Medicines Agency. (2025). Assessment report on Zingiber officinale Roscoe, rhizoma. Committee on Herbal Medicinal Products.

Fadilla, R., Ibrahim, A., & Indriyanti, N. (2023). Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antikoagulan Sari Buah Melon (Cucumis melo L) Secara In Vivo. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(3), 260–267.

Gaib, L. A., Muji, R., & Sukeksi, A. (2019). Pengaruh Ekstrak Daun Gedi Kering (Abelmoschus manihot L. Medik) terhadap Waktu Pembekuan Darah secara In Vitro Menggunakan Metode Modifikasi Lee and White. Prosiding Mahasiswa Seminar Nasional Unimus, 2, 238–241.

George, T., & Brady, M. F. (2023). Ethylenediaminetetraacetic Acid (EDTA). StatPearls Publishing.

Hargono, Fitra Pradhita, M. P. A. (2015). Pemisahan Gingerol Dari Rimpang Jahe Segar Melalui Proses Ekstraksi Secara Batch. Riskesdas 2018, 3, 103–111.

Herliati, Endranaka, W., & Prambudi, S. N. (2021). Ekstraksi Gingerol Dalam Rimpang Jahe Merah (Zingiber Officinale Varietas Rubrum) Dengan Metode Ultrasonik (Issue 1).

Hidayah, W., Sudarsono, T. A., Wijayanti, L., & Sulistiyowati, R. (2022). Perbedaan Jumlah Trombosit Menggunakan Antikoagulan K3EDTA dengan Volume Sampel Berbeda pada Karyawan Puskesmas Wanadadi 1 Kab. Banjarnegara. Jurnal Ilmiah Multi Disiplin, 1(10), 3677–3681.

Iorio, T. De, Scatà, M. C., Grandoni, F., Matteis, G. De, Martini, A., Tonachella, N., Pulcini, D., & Capoccioni, F. (2025). Effect of Anticoagulants on Blood Cell Counts, Cell Morphology, and Leukocyte Immune Functions of Rainbow Trout (Oncorhynchus mykiss). Cells, 14(17), 1327.

Kariem, V. El, & Maesaroh, I. (2022). Standarisasi Mutu Simplisia Jahe (Zingiber officinale Roscoe) dengan Pengering Sinar Matahari dan Oven. HERBAPHARMA Journal of Herb Farmacological, 4(1), 1–10.

Kharisma, Y., Hendryanny, E., & Riani, A. P. (2017). Toksisitas Akut Ekstrak Air Buah Pepaya ( Carica papaya L .) Muda terhadap Morfologi Eritrosit Acute Toxicity of Unripe Papaya Fruit ( Carica papaya L .) Water Extract to Morphology of Erythrocyte. Global Medical and Health Communication, 5(2), 152–158.

Laksitorini, M. D., Suryani, L. U., Muhammad, F. R., & Purnomo, H. (2023). Application of Hildebrand Solubility Parameter to Identify Ethanol-Free Co-Solvent for Pediatric Formulation. Indonesian Journal of Pharmacy, 34(2), 218–226.

Lulu Okti A`malina. (2018). Perbedaan Penggunaan Antikoagulan EDTA Konvensional dan Edta Vacumtube Pada Jumlah Trombosit Metode Hematology Analyzer. 15–17.

Novriyanti, R., Putri, N. E. K., & Rijai, L. (2022). Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Menggunakan Metode DPPH. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 15, 165–170.

Özdemir, E. Ş., Koç, S., Özçelik, D., Aktaş, S., Yekrek, M. M., Hataysal, E. P., Keleş, M. S., Gültekin, F., & Güler, E. M. (2024). Ex vivo anticoagulant effect of Zingiber officinale in whole blood samples. İstanbul Journal of Pharmacy, 54(3), 417–423.

Rahmawati, T. A., Baharyati, D., & Irnameria, D. (2023). Skrining Uji Aktifitas Antijamur dari Ekstrak dan Fraksi Jahe Merah (Zingiber officinale var rubrum) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans Secara KLT-Bioautografi. Journal Pharmacopoeia, 2(2), 140–152. https://doi.org/10.33088/jp.v2i2.506

Rosita, L., Cahya, A. A., & Arfira, F. R. (2019). Hematologi Dasar. Universitas Islam Jakarta.

Sabotič, J., Bayram, E., Ezra, D., Gaudêncio, S. P., Haznedaroğlu, B. Z., Janež, N., Ktari, L., Luganini, A., Mandalakis, M., Safarik, I., Simes, D., Strode, E., Toruńska-Sitarz, A., Varamogianni-Mamatsi, D., Varese, G. C., & Vasquez, M. I. (2024). A guide to the use of bioassays in exploration of natural resources. Biotechnology Advances, 71, 1–36.

Srikandi, S., Humaeroh, M., & Sutamihardja, R. (2020). Kandungan Gingerol Dan Shogaol Dari Ekstrak Jahe Merah (Zingiber Officinale Roscoe) Dengan Metode Maserasi Bertingkat. Al-Kimiya, 7(2), 75–81.

Suryani, N., Damalianti, Y., Hidayanti, B. R., Mustariani, B. A. A., & Dewi, Y. K. (2025). Phytochemical Screening of Bioactive Compounds and Antioxidant Activity of Different Extracts from the Fruits and Barks of Ficus racemosa. Jurnal Kimia Riset, 10(1), 113–126.

Taj Eldin, I., Elmutalib, M., Hiba, A., Hiba, F., Thowiba, S., Elnazeer, I., & Hamedelniel. (2016). An in vitro Anticoagulant Effect of Aqueous Extract of Ginger (Zingiber officinale) Rhizomes in Blood Samples of Normal Individuals. American Journal of Research Communication, 4(1), 113–121.

Yunus, R., Astina, F., & Hasan, F. E. (2022). Analisis Kualitatif Morfologi Eritrosit Pada Apusan Darah Edta (Ethylene Diamine Tetraacetic Acid) Untuk Pemeriksaan Segera (0 Jam) Dan Pemeriksaan Ditunda (2 Jam). Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 5(1), 326–334.

Zhang, C., Rao, A., Chen, C., Li, Y., Tan, X., Long, J., Wang, X., Cai, J., Huang, J., Luo, H., Li, C., & Dang, Y. (2024). Pharmacological activity and clinical application analysis of traditional Chinese medicine ginger from the perspective of one source and multiple substances. Chinese Medicine, 19(1), 1–19.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30
Abstrak viewed: 36
PDF downloaded: 18