Pestisida Dan Faktor Risiko Stunting (Kajian Literatur)

Penulis

  • Nur Azizah Amalia Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Usman Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Ayu Dwi Putri Rusman Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Rahmi Amir Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Haniarti Haniarti Universitas Muhammadiyah Parepare

DOI:

https://doi.org/10.32382/sulo.v23i2.122

Kata Kunci:

Dampak, Kajian literatur, Paparan, Pestisida, Stunting

Abstrak

Tingkat prevalensi kejadian stunting di seluruh dunia pada tahun 2020 mencapai 22% atau 149,2 juta jiwa. Data dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa pada tahun 2021, prevalensi kasus stunting di Indonesia sebesar 24,4%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji kaitan antara penggunaan pestisida terhadap risiko kejadian stunting. Dengan menggunakan metode Literature Review, dilakukan analisis teradap berbagai penelitian terdahulu yang membahas terkait pestisida terhadap faktor risiko sutunting. Penelusuran dilakukan pada beberapa database yaitu, Google Scholar, Scopus, Pubmed, serta Science Direct. Kemudian dilakukan penyeleksian menggunakan alur PRISMA. Berdasarkan hasil dari pemilahan artikel jurnal, terdapat  2284 artikel yang ditemukan berdasarkan pencarian menggunakan kata kunci “paparan pestisida dan stunting” pada artikel nasional dan “pesticide exposure and stunting” pada artikel internasional. Sehingga berdasarkan pencarian menggunakan metode PRISMA ditemukan sejumlah 10 artikel jurnal penelitian yang membahas stunting akibat paparan pestisida secara mendalam. Dikarenakan pestisida memiliki kandungan Thyroid Disrupting Chemical yang dapat mengganggu hormon tiroid khususnya pada ibu dengan usia produktif. Kemudian didukung oleh berbagai faktor lainnya yang mempengaruhi stunting yang disebabkan oleh paparan pestisida. Oleh karena itu, dapat disimpulkan adanya suatu hubungan yang signifikan antara pestisida terhadap faktor risiko stunting.

Kata kunci :Dampak, Kajian literatur, Paparan, Pestisida, Stunting

Referensi

Tingkat prevalensi kejadian stunting di seluruh dunia pada tahun 2020 mencapai 22% atau 149,2 juta jiwa. Data dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa pada tahun 2021, prevalensi kasus stunting di Indonesia sebesar 24,4%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji kaitan antara penggunaan pestisida terhadap risiko kejadian stunting. Dengan menggunakan metode Literature Review, dilakukan analisis teradap berbagai penelitian terdahulu yang membahas terkait pestisida terhadap faktor risiko sutunting. Penelusuran dilakukan pada beberapa database yaitu, Google Scholar, Scopus, Pubmed, serta Science Direct. Kemudian dilakukan penyeleksian menggunakan alur PRISMA. Berdasarkan hasil dari pemilahan artikel jurnal, terdapat 2284 artikel yang ditemukan berdasarkan pencarian menggunakan kata kunci “paparan pestisida dan stunting” pada artikel nasional dan “pesticide exposure and stunting” pada artikel internasional. Sehingga berdasarkan pencarian menggunakan metode PRISMA ditemukan sejumlah 10 artikel jurnal penelitian yang membahas stunting akibat paparan pestisida secara mendalam. Dikarenakan pestisida memiliki kandungan Thyroid Disrupting Chemical yang dapat mengganggu hormon tiroid khususnya pada ibu dengan usia produktif. Kemudian didukung oleh berbagai faktor lainnya yang mempengaruhi stunting yang disebabkan oleh paparan pestisida. Oleh karena itu, dapat disimpulkan adanya suatu hubungan yang signifikan antara pestisida terhadap faktor risiko stunting.

Kata kunci :Dampak, Kajian literatur, Paparan, Pestisida, Stunting

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-18