Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Terhadap Minat Kunjungan Ulang Melalui Tingkat Kepuasan Pasien di Klinik Gigi IDC Dental Care Makassar
DOI:
https://doi.org/10.32382/mkg.v25i1.2324Kata Kunci:
Mutu pelayanan; kepuasan pasien; minat kunjungan ulang; klinik gigiAbstrak
Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek krusial dalam menunjang aktivitas sehari-hari dan kesejahteraan umum. Peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan telah mendorong peningkatan permintaan terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Klinik gigi, sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan, dituntut untuk memberikan pelayanan yang bermutu guna memenuhi harapan pasien dan mempertahankan minat kunjungan ulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara empiris bagaimana dimensi-dimensi mutu pelayanan, meliputi Keandalan, Daya Tanggap, Kepastian, Empati, dan Bukti Fisik berdasarkan model Service Quality (SERVQUAL) berkontribusi terhadap minat kunjungan ulang pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan desain cross-sectional study, melibatkan 20 pasien yang memenuhi kriteria kunjungan minimal tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pelayanan secara keseluruhan dinilai sangat baik oleh mayoritas responden (90%). Analisis statistik lebih lanjut mengkonfirmasi bahwa kelima dimensi mutu pelayanan tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap minat kunjungan ulang pasien (nilai p <0.05 untuk semua dimensi), dengan dimensi empati teridentifikasi sebagai faktor paling dominan. Terdapat pengaruh signifikan antara mutu pelayanan kesehatan gigi dan mulut terhadap minat kunjungan ulang pasien melalui tingkat kepuasan pasien di Klinik Gigi IDC Dental Care Makassar. Semua dimensi mutu pelayanan (keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik) berkontribusi positif terhadap minat kunjungan ulang, dengan empati sebagai faktor paling dominan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rini Sitanaya, Hans Lesmana, Surya Irayani Yunus, Sarwaningsi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal Media Kesehatan Gigi dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International , yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.





