Hubungan Derajat Keasaman (pH) Saliva dengan Jumlah Karies Gigi Pada Pasien Di Siloam Hospital Lippo Village Karawaci Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.32382/mkg.v25i1.2316Kata Kunci:
Derajat Keasaman, (pH) saliva, karies gigiAbstrak
Salah satu komponen penting saliva yang berperan dalam terjadinya karies adalah tingkat keasaman atau pH. Nilai normal pH saliva berkisar antara 5,6–7,0 dengan rata-rata 6,7. Jika pH saliva berada di bawah normal, lingkungan mulut menjadi lebih asam sehingga mendukung pertumbuhan bakteri asidogenik seperti Streptococcus mutans dan Lactobacillus yang berkontribusi terhadap pembentukan karies. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan derajat keasaman (pH) saliva dengan jumlah karies pada pasien di Siloam Hospital Lippo Village Karawaci Tangerang. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien Poli Gigi Siloam Hospital Lippo Village Karawaci Tangerang dengan sampel sebanyak 30 orang yang dipilih menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui observasi (pemeriksaan pH saliva dan jumlah karies) serta dokumentasi, kemudian diolah dan dianalisis menggunakan uji Kendall tau b dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) melalui Ms. Excel 2024 dan IBM SPSS ver. 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH saliva pasien cenderung basa dengan jumlah karies rendah, serta terdapat hubungan signifikan antara pH saliva dan jumlah karies. Disarankan pasien menjaga pola hidup sehat dan kebersihan mulut, tenaga medis memperkuat edukasi serta pemeriksaan berkala, dan peneliti mengintegrasikan pemeriksaan pH saliva sebagai bagian dari skrining kesehatan gigi.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Pariati, Dwi Rezki Aulyah, Ayu Wijaya, Surya Irayani Yunus, Heny Ratnawati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal Media Kesehatan Gigi dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International , yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.





