Dampak Penggunaan Tusuk Gigi terhadap Status Kesehatan Gingiva pada Masyarakat Dusun Siduntung Kabupaten Wajo
DOI:
https://doi.org/10.32382/mkg.v24i2.1960Kata Kunci:
Tusuk gigi, status kesehatan gingiva, masyarakatAbstrak
Laporan teknik dari WHO tahun 2020 menyebutkan bahwa penyakit periodontal memengaruhi hampir 10% penduduk di seluruh dunia. Sementara itu, data terakhir yang lebih spesifik tentang penyakit periodontal dari Riskesdes 2018 menunjukkan prevalensi periodontitis sebesar 74,1% di Indonesia. Penyakit periodontal adalah kondisi peradangan yang terjadi karena biofilm bakteri di permukaan gigi, dan merupakan salah satu penyebab utama kehilangan gigi karena kerusakan pada jaringan periodontal yang tidak bisa pulih. Salah satu hal yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan berpotensi merusak jaringan gingiva adalah penggunaan tusuk gigi yang dilakukan secara kasar, terlalu sering, atau tidak sesuai anjuran. Kebiasaan menggunakan tusuk gigi untuk membersihkan sisa makanan di antara gigi cukup umum. Namun, jika tusuk gigi digunakan dengan cara yang salah, terutama yang memiliki penampang bulat dan tidak sesuai dengan bentuk gusi, bisa menyebabkan cedera mekanis pada gusi. Tujuan penelitian untuk mengetahui frekuensi penggunaan tusuk gigi mempengaruhi kesehatan gingiva. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif yaitu jenis penelitian yang menggunakan data lapangan yang ditinjau secara langsung untuk memecahkan masalah saat ini. Waktu penelitian dari bulan Juni hingga Juli tahun 2025. Populasi penelitian 100 orang di Dusun Siduntung. Pengambilan sampel yang dikenal sebagai pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan. Jumlah sampel dari 30 orang yang menjawab diambil, yang disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian di Dusun Siduntung Desa Ongkoe Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo menunjukkan bahwa penggunaan tusuk gigi berdampak pada kesehatan gingiva. Frekuensi penggunaan tusuk gigi berhubungan dengan tingkat peradangan gingiva, semakin sering digunakan semakin tinggi risiko peradangan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rezki Dirman, Eva Novianti Sandra, Asnuddin, Sri Sakinah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal Media Kesehatan Gigi dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International , yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
.pdf (English) downloaded: 46





