Keparahan Karies Gigi dan Kualitas Hidup Harian Anak Ditinjau dari Aspek Gangguan Makan, Bicara, Belajar dan Tidur
DOI:
https://doi.org/10.32382/mkg.v24i2.1932Kata Kunci:
Karies gigi; gangguan makan; berbicara; belajar; tidurAbstrak
Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling banyak dijumpai pada anak-anak dan dapat berdampak pada kualitas hidup, khususnya dalam aktivitas makan, berbicara, belajar, dan tidur. Prevalensi karies anak di Indonesia masih tinggi sehingga memerlukan perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keparahan karies gigi dengan kualitas hidup anak di SDN 5 Benteng Kabupaten Sidenreng Rappang. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan desain cross sectional menggunakan teknik total sampling sebanyak 70 anak kelas 3–5 dari total 156 siswa. Keparahan karies dinilai menggunakan indeks DMFT/deft sesuai kriteria WHO, sedangkan kualitas hidup diukur dengan kuesioner yang meliputi aspek gangguan makan, berbicara, belajar, dan tidur. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji korelasi Spearman, dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar anak mengalami keparahan karies kategori sangat tinggi (41,4%) dengan gangguan kualitas hidup yang dominan pada aspek makan (58,6%). Uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara keparahan karies dengan gangguan makan (p=0,013; OR=2,15), namun tidak terdapat hubungan signifikan dengan gangguan berbicara (p=0,339), belajar (p=0,309), maupun tidur (p=0,379). Kesimpulan dari penelitian ini adalah keparahan karies gigi berhubungan signifikan dengan kualitas hidup anak dari aspek gangguan makan, sedangkan aspek berbicara, belajar, dan tidur tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Upaya pencegahan karies gigi melalui edukasi, pemeriksaan berkala, dan program promotif di sekolah perlu ditingkatkan untuk menunjang kesehatan gigi dan kualitas hidup anak.
Kata kunci: Karies gigi; gangguan makan; berbicara; belajar; tidur
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Hans Lesmana, Rini Sitanaya, Surya Irayani Yunus, Yuni Amalia Rahmat

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal Media Kesehatan Gigi dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International , yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
Pdf downloaded: 58





