Pemberdayaan Masyarakat Melalui Implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Di Pulau Kodingareng

Penulis

  • Muh. Ikbal Arif Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar
  • Budirman Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar
  • Analta Abdullah Latief Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

DOI:

https://doi.org/10.32382/mirk.v7i1.2332

Kata Kunci:

Pemberdayaan masyarakat, kesehatan lingkungan, sanitasi, STBM, pemicuan

Abstrak

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan perilaku higiene dan sanitasi melalui penerapan lima pilar STBM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di Pulau Kodingareng, Kota Makassar. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18–20 November 2024 melalui tahapan advokasi, pemicuan, monitoring, dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pemicuan STBM yang melibatkan masyarakat dalam identifikasi permasalahan sanitasi lingkungan, diskusi kelompok, observasi lapangan, serta penyusunan komitmen bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan pemicuan sebagian masyarakat masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai konsep STBM dan penerapan lima pilar STBM. Setelah kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan respons yang positif serta peningkatan pemahaman mengenai pentingnya penerapan Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengolahan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMM-RT), Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PSRT), dan Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga (PLCRT). Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hubungan antara sanitasi lingkungan dan kesehatan serta mendorong terbentuknya komitmen untuk menerapkan perilaku sanitasi yang lebih baik. Dengan demikian, pemicuan STBM dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung perbaikan perilaku sanitasi dan kesehatan lingkungan secara berkelanjutan.

Referensi

Ginsel, E., Nirwana, N., Anasari, W., & Handriani, I. (2024). Studi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada masyarakat pesisir di wilayah kerja Puskesmas Sawa Kabupaten Konawe Utara Tahun 2023. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 3(1), 21–27. https://doi.org/10.69677/avicenna.v3i1.66

Heriyanti, A. P., & Rabbani, T. Z. (2025). Persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap implementasi program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Dusun Begajah, Desa Jatijajar, Kabupaten Semarang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 24(1), 46–58. https://doi.org/10.14710/jkli.65998

Indriyani, Y., Yuniarti, Y., & Nur Latif, R. V. (2016). Kajian strategi promosi kesehatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kelurahan Tirto Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan. Unnes Journal of Public Health, 5(3). https://doi.org/10.15294/ujph.v5i3.11286

Kasjono, H. S., Widyantoro, W., & Pujiyati, N. E. (2017). Model pemberdayaan masyarakat dalam melaksanakan 5 Pilar STBM di Sorowajan Bantul. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2). https://doi.org/10.30651/aks.v1i2.938

Noorrahman, M. F. (2020). Efektivitas program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) melalui gerakan stop buang air besar sembarangan (BABS) di Desa Pawalutan Kecamatan Banjang Kabupaten Hulu Sungai Utara. Al Iidara Balad, 2(2), 1–10. https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.2.2.23

Octavia, Y. T., Munte, S. A., & Jusniar, E. (2020). Gambaran pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kelurahan Sri Padang Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi Tahun 2019. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 5(1), 1–8. https://doi.org/10.34008/jurhesti.v5i1.176

Paramastri, N., Nurjazuli, N., & Setiani, O. (2021). Hubungan antara penerapan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kejadian diare di tingkat rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Kebasen Kabupaten Banyumas. Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.14710/jrkm.2021.13312

Putra, D. P., Masra, F., & Prianto, N. (2022). Penerapan pengelolaan sampah dan air limbah rumah tangga dan kejadian penyakit diare di Kelurahan Kaliawi Persada Kota Bandar Lampung. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 16(2), 108–115. https://doi.org/10.26630/rj.v16i2.3446

Rany, N., Herniwanti, H., Mitra, M., & Dewi, O. (2023). Pemicu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di wilayah kerja Puskesmas Minas Kabupaten Siak Tahun 2023. Jurnal Abdidas, 4(6), 499–504. https://doi.org/10.31004/abdidas.v4i6.852

Stiawati, T. (2021). Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) untuk merubah perilaku hidup sehat di Kelurahan Kasunyatan Kota Serang Provinsi Banten. Sawala: Jurnal Administrasi Negara, 9(2), 179–191. https://doi.org/10.30656/sawala.v9i2.3607

Syahrizal. (2023). Pengaruh penerapan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 4(2), 319–326. https://doi.org/10.30867/gikes.v4i2.1261

Syam, D. M. (2020). Pengetahuan dan sikap dalam pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kabupaten Donggala. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(1). https://doi.org/10.33860/jik.v14i1.99

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-11

Cara Mengutip

Arif, M., Budirman, B., & Latief, A. A. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Di Pulau Kodingareng. Media Implementasi Riset Kesehatan, 7(1), 83–90. https://doi.org/10.32382/mirk.v7i1.2332