Peningkatan Pengetahuan Tentang Penyakit Anemia dan Hubungannya Dengan Kecacingan Pada Masyarakat di Kelurahan Buakana Kecamatan Rappocini Makassar
DOI:
https://doi.org/10.32382/mirk.v7i1.2178Kata Kunci:
Anemia, kecacingan, pengabdian Masyarakat,, pengetahuan, penyuluhan kesehatanAbstrak
Anemia dan kecacingan merupakan dua masalah kesehatan yang masih banyak dijumpai di masyarakat, terutama pada wilayah dengan sanitasi kurang optimal dan rendahnya tingkat pengetahuan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini, Makassar mengenai penyakit anemia, faktor risikonya, serta hubungannya dengan infeksi kecacingan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, pemutaran media edukasi, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet kepada peserta serta pemeriksaan laboratorium meliputi Pemeriksaan faeces dan Pemeriksaan Hemoglobin . Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman masyarakat. Hasil kegiatan Pengabdian masyarakat ini telah dilaksanakan pada tanggal 22 - 28 September 2025di SDN Cilallang Kelurahan Buakana Kecamatan Rappocini Makassar. Dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang yang diikuti sebanyak 3 kelas yaitu Kelas 1, Kelas 2 dan Kelas 3 serta orang tua murid dan Guru guru di SDN Cilallang. di dapatkan ada 4 orang mengalami penurunan hemoglobin dan ditemukan 1 orang terinfeksi kecacingan Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura dari 49 sampel
Referensi
Atlmindonesia.2018.http://atlmindonesia.blogspot.com/2018/05/flebotomi.html. Diakses 15 Januari 2019
Bakta, I Made. 2012. Hematologi Klinik Ringkas. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
Bashar.Y. 2013. Pemeriksaan Hb Menggunakan Metode Sahli. http://www.atlm.web.id/2013/04/pemeriksaan-hemoglobin-cara-sahli.html. Diakses tanggal 01 Februari 2025
Bain, B. J., Bates, I., & Laffan, M. A. (2016). Dacie and Lewis Practical Haematology (12th ed.). Elsevier Health Sciences. (Rujukan untuk metode pemeriksaan laboratorium Hemoglobin, Eritrosit, dan Hematokrit). https://shop.elsevier.com/books/dacie-and-lewis-practical-haematology/bain/978-0-7020-6696-2 diakses tanggal 15 Desember 2025
FKUI. 2016. Parasitologi Kedokteran. Jakarta: Penerbit FKUI
Gandasoebrata R. 2009. Penuntun Laboratorium Klinik. Jakarta: Dian Rakyat
Handayani, W. 2008. Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Hematologi. Jakarta: Salemba Medika
Irianto, K. (2009). Parasitologi Medis (Medical Parasitology): Teori dan Praktik. Bandung
Departemen Kesehatan RI. (2006). Pedoman Umum Manajemen Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Rumah Tangga. Jakarta: Depkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2017 tentang Penanggulangan Cacingan. Jakarta: Kemenkes RI
Mursalim dkk 2015, Laporan Hasil pengabdian Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Makassar
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. (Rujukan untuk teori penyuluhan, pelatihan, dan pemberian informasi/media edukasi).
World Health Organization (WHO). (2011). Hemoglobin concentrations for the diagnosis of anemia and assessment of severity. Geneva
Zulkoni A. 2010. Parasitologi. Yogyakarta: Nuha Medika








Email: mediapengmas@poltekkes-mks.ac.id