Edukasi Bahaya Makanan dan Minuman Berwarna Pada Siswa- Siswi SDN Maccini Baru Makassar
DOI:
https://doi.org/10.32382/jpk.v22i1.2246Kata Kunci:
edukasi kesehatan, jajanan berwarna, SDN Mancini BaruAbstrak
Education on the Dangers of Colored Foods and Beverages among Students at SDN Maccini Baru Makassar
Foods and beverages with bright colors tend to be more popular among school-aged children, but they often contain harmful food dyes that can have negative health effects. Students’ lack of knowledge regarding food safety is one of the main factors contributing to high consumption of unhealthy snacks. The objective of this activity is to increase students’ knowledge and awareness of the dangers of colored foods and beverages and to encourage them to choose safe and healthy snacks. The activity was conducted at Maccini Baru Elementary School in Makassar City, involving 18 students as participants. The methods used included interactive education sessions, simple demonstrations, and evaluation via pre-tests and post-tests. The results of the activity showed increase in students’ knowledge, marked by an average score increase from 62,2 ± 15,2 on the pre-test to 95,6 ± 11,0 on the post-test. The educational activity on the dangers of colored foods and beverages at SDN Maccini Baru in Makassar City was effective in increasing students’ knowledge.
Makanan dan minuman dengan warna mencolok cenderung lebih disukai oleh anak usia sekolah, namun tidak jarang mengandung zat pewarna berbahaya yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Kurangnya pengetahuan siswa mengenai aspek keamanan pangan menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan tingginya konsumsi jajanan yang tidak sehat. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang bahaya makanan dan minuman berwarna serta mendorong perilaku memilih jajanan yang aman dan sehat. Kegiatan dilaksanakan di SDN Maccini Baru Kota Makassar dengan melibatkan 18 siswa sebagai responden. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi sederhana, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa yang ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 62,2 ± 15,2 pada pre-test menjadi 95,6 ± 11,0 pada post-test. Kegiatan edukasi bahaya makanan dan minuman berwarna di SDN Maccini Baru Kota Makassar efektif meningkatkan pengetahuan siswa.





