Edukasi Kesehatan Reproduksi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Pencegahan Kanker Serviks Pada Siswi SMPN 24 Makassar

Penulis

  • St. Ratnah Poltekkes Kemenkes Makassar, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32382/jpk.v22i1.2241

Kata Kunci:

Edukasi kesehatan reproduksi, kanker serviks, pengetahuan, remaja putri, pengabdian masyarakat

Abstrak

Reproductive Health Education to Increase Knowledge of Cervical Cancer Prevention Among Female Students at SMPN 24 Makassar

Background: Cervical cancer remains one of the most common health problems affecting women worldwide, while adolescents’ knowledge regarding its prevention is still limited. Reproductive health education is considered an important promotive and preventive strategy to improve adolescents’ understanding of cervical cancer prevention. Objective: This community service activity aimed to improve female students’ knowledge of cervical cancer prevention through reproductive health education. Methods: This community service program employed a pretest-posttest design involving 32 seventh-grade female students of SMP Negeri 24 Makassar. Educational intervention was delivered through interactive health counseling using lectures, discussions, question-and-answer sessions, and leaflets. Participants’ knowledge levels were assessed using questionnaires administered before (pretest) and after (post-test) the educational session. Results: The results showed an increase in participants’ knowledge following the intervention. The proportion of participants with good knowledge increased from 62.5% to 93.75%, while those with sufficient knowledge decreased from 31.25% to 6.25%, and poor knowledge decreased from 6.25% to 0%. The mean knowledge score also increased from 71.25 ± 12.38 in the pretest to 92.50 ± 12.18 in the posttest. These findings indicate that reproductive health education effectively improved participants’ knowledge regarding cervical cancer prevention. Conclusion: Reproductive health education was effective in improving female students’ knowledge of cervical cancer prevention and has the potential to serve as a sustainable promotive and preventive intervention in school settings.

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan perempuan yang masih memiliki angka kejadian tinggi, sementara pengetahuan remaja mengenai pencegahannya masih terbatas. Edukasi kesehatan reproduksi menjadi salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan kanker serviks. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswi tentang pencegahan kanker serviks melalui edukasi kesehatan reproduksi. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain pretest-posttest yang melibatkan 32 siswi kelas VII SMP Negeri 24 Makassar sebagai peserta. Edukasi diberikan melalui penyuluhan interaktif menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan media leaflet. Tingkat pengetahuan peserta diukur menggunakan kuesioner sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) penyuluhan. Hasil: Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan. Pengetahuan kategori baik meningkat dari 62,5% menjadi 93,75%, kategori cukup menurun dari 31,25% menjadi 6,25%, dan kategori kurang menurun dari 6,25% menjadi 0%. Rata-rata skor pengetahuan juga meningkat dari 71,25 ± 12,38 pada pretest menjadi 92,50 ± 12,18 pada posttest. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi efektif meningkatkan pengetahuan peserta tentang pencegahan kanker serviks. Kesimpulan: Edukasi kesehatan reproduksi efektif meningkatkan pengetahuan siswi tentang pencegahan kanker serviks dan berpotensi menjadi intervensi promotif-preventif yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30