Edukasi Bahaya Penggunaan Kosmetik Pemutih Ilegal Pada Siswi SMPN 24 Makassar

Penulis

  • Sesilia Rante Pakadang Poltekkes Kemenkes Makassar, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32382/jpk.v22i1.2226

Kata Kunci:

penyuluhan, kosmetik pemutih, ilegal, mekuri berbahaya

Abstrak

Education on The Dangers of Using Illegal Whitening Cosmetics for Students of SMPN 24 Makassar

Illegal whitening cosmetics tend to use hazardous ingredients like mercury and hydroquinone in amounts exceeding BPOM standards. Long-term use of these ingredients can cause irritation, damage, even skin cancer, and negative effects on other organs. The rise in sales of illegal whitening cosmetics is in line with the growing enthusiasm of women to obtain white skin instantly. This community service activity aims to increase the knowledge of female students of SMP Negeri 24 Makassar from representatives of grades 7, 8 and 9, about the dangers of using illegal whitening cosmetics containing mercury and hydroquinone, how to find out the legality of cosmetics. In addition to knowledge, students' attitudes towards the use of illegals cosmetics are the goal of community service. The implementation method included providing material, discussions, a question-and-answer session, and a quiz with prizes. The effectiveness of the outreach was evaluated using pre- and post-tests, as well as student statements of support for the use of illegals cosmetics. The results of the community service showed that there was an increase in participants' knowledge at a good level of 43.33%; sufficient and poor levels decreased by 10% and 30%; and 100% of female students stated that they refused to use illegals cosmetics because they were afraid of the dangers of skin damage in the future. It is hoped that this activity will be massive in nature to prevent the public from irresponsible online sales of illegals cosmetics

Kosmetik pemutih ilegal cenderung menggunakan bahan berbahaya seperti merkuri dan hidrokuinon dalam jumlah yang melebihi standar BPOM. Dampak penggunaan jangka panjang bahan tersebut dapat menyebabkan  iritasi, kerusakan bahkan kanker kulit dan efek negatif pada organ lainnya. Maraknya penjualan kosmetik pemutih ilegal seiring dengan besarnya antusias wanita untuk memperoleh kulit putih secara instan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswi SMP Negeri 24 Makassar dari perwakilan kelas 7, 8 dan 9,  tentang bahaya penggunaan kosmetik pemutih ilegal yang mengandung merkuri dan hidrokuinon, cara mengetahui legalitas kosmetik. Selain pengetahuan, sikap siswi terhadap penggunaan kosmetik ilegal juga menjadi tujuan pengabdian. Metode pelaksanaan dengan pemberian materi, diskusi, tanya jawab dan kuiz berhadiah. Evaluasi keberhasilan penyuluhan diukur dengan pre test dan post test, serta pernyataan sikap siswi untuk menolak penggunaan kosmetik ilegal. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta pada level baik 43,33%; level cukup dan kurang menurun 10% dan 30%; dan 100% siswi menyatakan menolak penggunaan kosmetik ilegal karena takut bahaya kerusakan kulit di kemudian hari. Kesimpulan Edukasi berhasil meningkatkan pengetahuan siswi SMP Negeri 24 Makassar tentang bahaya penggunaan kosmetik pemutih ilegal  dan   sikap siswi untuk menolak penggunaan kosmetik ilegal yang tidak terdaftar BPOM. Diharapkan kegiatan ini bersifat masif untuk menghindari masyarakat dari penjualan kosmetik ilegal secara Online yang tidak bertanggung jawab.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30