PERBANDINGAN KUALITAS HIDUP ANTARA MAHASISWA PEROKOK DAN NON PEROKOK DI KOTA MALANG
A Comparative Study of Quality of Life Between Smoking and Non-Smoking Students in Malang City
DOI:
https://doi.org/10.32382/fis.v18i1.2202Kata Kunci:
quality of life, smoking behavior, studentsAbstrak
Perilaku merokok merupakan fenomena yang umum ditemukan pada kalangan mahasiswa dan sering dikaitkan dengan gaya hidup, mekanisme koping stres, serta interaksi sosial, namun berpotensi berdampak negatif terhadap kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas hidup antara mahasiswa perokok dan non-perokok. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan di Malang. Sampel penelitian berjumlah 72 mahasiswa laki-laki yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi secara seimbang antara kelompok perokok dan non-perokok. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup serta Glover-Nilsson Smoking Behavioral Questionnaire untuk menilai perilaku merokok. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, sehingga dilanjutkan dengan uji Independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada usia dewasa muda dan tingkat merokok didominasi oleh kategori ringan. Secara umum, kualitas hidup responden berada pada kategori baik hingga sangat baik. Namun, mahasiswa non-perokok lebih banyak berada pada kategori sangat baik dibandingkan mahasiswa perokok. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan kualitas hidup antara kedua kelompok, yang menunjukkan bahwa kebiasaan merokok memengaruhi kualitas hidup mahasiswa. Mahasiswa perokok cenderung mengalami penurunan kondisi fisik dan kesejahteraan psikologis dibandingkan non-perokok. Kesimpulannya, mahasiswa non-perokok memiliki kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan mahasiswa perokok.
Kata Kunci : kualitas hidup, mahasiswa, perokok, aktifitas fisik
Smoking behavior is commonly found among university students and is often associated with lifestyle, stress coping, and social interaction, but it may negatively affect quality of life. This study aimed to compare the quality of life between smoking and non-smoking students. This research used a quantitative analytic design with a cross-sectional approach conducted at the Malang City. The sample consisted of 72 male students selected using purposive sampling, divided equally into smoking and non-smoking groups. Data were collected using the WHOQOL-BREF questionnaire to measure quality of life and the Glover-Nilsson Smoking Behavioral Questionnaire to assess smoking behavior. Data analysis included univariate and bivariate analysis. Normality was tested using Shapiro-Wilk and showed normal distribution, followed by an independent t-test to compare both groups. The results indicated that most respondents were in early adulthood and that smoking intensity varied, with the majority categorized as light smokers. Overall, the quality of life of respondents was in the good to very good category. However, non-smoking students tended to have a higher proportion in the very good category compared to smoking students. Statistical analysis showed a significant difference in quality of life between the two groups, indicating that smoking behavior influences students' quality of life. Smoking students were more likely to experience decreased physical condition and psychological well-being compared to non-smokers. In conclusion, non-smoking students have better quality of life than smoking students, highlighting the negative impact of smoking behavior on overall well-being.
Keywords : quality of life, smoking behavior, behavioral, students activity

